Greenbelt, 4 Agustus 2026 — NASA menyerahkan perangkat navigasi NavCube3-mini kepada Intuitive Machines untuk diintegrasikan ke Altus-1, satelit relay bulan pertama perusahaan tersebut. Penyerahan dilakukan pada 13 Juli dan diumumkan NASA pada 3 Agustus 2026 sebagai salah satu langkah menuju jaringan komunikasi serta navigasi yang dapat mendukung wahana, rover, dan astronaut di sekitar Bulan.
NavCube3-mini dikembangkan di Goddard Space Flight Center, Maryland. Perangkat itu dirancang untuk menangkap sinyal Global Navigation Satellite System dari Bumi, termasuk GPS milik Amerika Serikat dan Galileo milik Eropa, pada jarak bulan. Kemampuan tersebut ditujukan agar pesawat antariksa dapat menghitung posisi secara lebih mandiri tanpa sepenuhnya bergantung pada perintah dan pelacakan dari pusat kendali di Bumi.
Kredit foto utama: NASA/Dave Ryan. Foto memperlihatkan NavCube3-mini dalam pengujian laboratorium di NASA Goddard. Sumber asli NASA; gambar dipotong ke rasio 16:9 dan dikonversi ke WebP oleh NusaBerita.
Ukuran Ringkas dengan Konsumsi Daya Rendah
NASA menyebut NavCube3-mini berukuran sekitar setengah kotak sepatu, berbobot 3,5 pon atau sekitar 1,6 kilogram, dan membutuhkan daya kurang dari 20 watt. Konsumsi tersebut kurang lebih sekelas laptop, tetapi perangkatnya dirancang menghadapi lingkungan peluncuran dan operasi luar angkasa.
Ukuran, bobot, dan kebutuhan daya menjadi faktor penting karena setiap kilogram dan setiap watt pada satelit harus dibagi dengan sistem lain. Perangkat navigasi yang lebih kecil memberi ruang bagi muatan ilmiah, sistem komunikasi, baterai, atau perlindungan tambahan tanpa meningkatkan massa wahana secara berlebihan.
Teknologi ini merupakan pengembangan dari receiver navigasi NASA yang sebelumnya digunakan pada misi Magnetospheric Multiscale. NASA menyatakan versi mini tersebut 83 persen lebih kecil, 73 persen lebih ringan, dan menggunakan daya 57 persen lebih rendah dibandingkan receiver yang pernah mencatat penerimaan GPS pada jarak sangat jauh dari Bumi.
Akan Terbang Bersama Altus-1
NavCube3-mini dijadwalkan terbang sebagai demonstrasi teknologi pada Altus-1. Satelit itu menjadi bagian awal jaringan relay komersial yang dikembangkan melalui kontrak Near Space Network Services dengan NASA. Jaringan tersebut dirancang untuk meneruskan komunikasi dan menyediakan dukungan navigasi bagi misi yang beroperasi di orbit bulan maupun permukaannya.
Relay diperlukan karena hubungan langsung antara suatu lokasi di Bulan dan stasiun Bumi dapat terhalang bentuk permukaan, posisi wahana, atau geometri orbit. Tantangan menjadi lebih besar di wilayah kutub selatan bulan, lokasi yang diprioritaskan untuk kegiatan Artemis dan memiliki medan, pencahayaan, serta garis pandang komunikasi yang kompleks.
NASA menargetkan kemampuan relay mendukung pendaratan astronaut Artemis di wilayah kutub selatan pada 2028. Jaringan yang stabil diharapkan membantu pengiriman suara, data ilmiah, telemetri, perintah, serta informasi posisi dan waktu kepada pengguna di lingkungan bulan.
Telah Menjalani Pengujian Lingkungan
Sebelum dikirim kepada Intuitive Machines, perangkat menjalani rangkaian pengujian lingkungan dan kinerja di NASA Goddard. Uji getaran digunakan untuk meniru tekanan saat peluncuran, sedangkan uji vakum termal memeriksa kemampuan perangkat menghadapi suhu ekstrem dan ruang hampa.
Tim juga melakukan uji kompatibilitas elektromagnetik untuk memastikan NavCube3-mini dapat bekerja bersama perangkat satelit lain tanpa menimbulkan atau menerima gangguan yang berbahaya. Kinerjanya diperiksa sebelum dan sesudah setiap tahap menggunakan simulasi sinyal GPS dan Galileo yang diperkirakan ditemui di orbit bulan.
Demonstrasi pada Altus-1 akan menguji apakah receiver tersebut mampu memperoleh dan mengolah sinyal navigasi Bumi dalam kondisi operasional sebenarnya. Data penerbangan nantinya menjadi dasar untuk menilai akurasi, keandalan, serta kemungkinan penggunaan teknologi serupa sebagai layanan navigasi rutin.
Dorong Ekosistem Bulan yang Lebih Mandiri
Jika berhasil, teknologi GNSS pada jarak bulan dapat membantu wahana mengetahui posisi dan waktunya secara langsung. Rover dan kendaraan pendarat dapat menjalankan sebagian navigasi secara mandiri, sementara jaringan relay melengkapi cakupan di daerah yang sulit berkomunikasi langsung dengan Bumi.
NASA menilai kombinasi jaringan komersial, sistem milik pemerintah, dan standar interoperabilitas akan membentuk infrastruktur komunikasi bulan yang lebih terbuka. Infrastruktur itu dibutuhkan karena jumlah orbiter, pendarat, rover, instrumen ilmiah, serta misi berawak diperkirakan meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
Penyerahan NavCube3-mini tidak berarti jaringan navigasi bulan telah beroperasi penuh. Perangkat masih harus diintegrasikan, diluncurkan, dan diuji di ruang angkasa. Namun, tonggak ini memindahkan teknologi dari laboratorium menuju demonstrasi misi dan memberi NASA data nyata untuk membangun layanan komunikasi serta navigasi jangka panjang.